Banjir merupakan bencana hidrometeorologi yang paling sering terjadi di Indonesia dan menimbulkan dampak signifikan terhadap keselamatan masyarakat. Kesiapsiagaan masyarakat menjadi faktor kunci dalam menurunkan risiko korban dan kerugian saat fase tanggap darurat. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam tanggap darurat bencana banjir di Desa Ombulo, Kecamatan Limboto Barat. Penelitian menggunakan metode kuantitatif desain deskriptif. Sampel berjumlah 60 responden yang dipilih melalui teknik probability sampling dengan penentuan sampel menggunakan stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapsiagaan masyarakat dalam tanggap darurat bencana banjir mayoritas dalam kategori kurang siap berjumlah 39 responden (65%), sebanyak 21 responden (35%) tergolong dalam kategori siap, dan pada kategori sangat siap tidak di temukan dalam penelitian iniĀ (0%). Temuan ini menunjukkan bahwa kesiapsiagaan masyarakat desa Ombulo dalam tanggap darurat bencana banjir masih belum optimal dan memerlukan peningkatan kapasitas yang menyeluruh. Temuan ini di harapkan dapat menjadi dasar bagi pemerintah desa untuk membangun kapasitas masyarat dalam kesiapsiagaan dan tanggap darurat dalam mengahadapi bencana banjir.
Copyrights © 2026