Penelitian ini bertujuan untuk meneliti branding destinasi di Desa Wisata Janti di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, yang merupakan sebuah desa wisata yang sedang berkembang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang mencakup observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan dengan merujuk pada lima langkah dalam destinasi branding: market investigation, brand identity, brand launching, implementation, dan evaluation. Penelitian ini menunjukkan bahwa branding destinasi telah dilakukan secara signifikan, terutama dalam hal keterlibatan masyarakat dan pemanfaatan potensi lokal sebagai dasar pengembangan wisata pendidikan. Meskipun demikian, masih ada beberapa masalah, seperti kurangnya konsistensi dalam identitas merek, jangkauan promosi yang terbatas, dan pengembangan destinasi wisata yang belum meratanya. Selain itu, Janti Park menjadi daya tarik utama, sehingga wisata lain menjadi kurang terlihat. Untuk kemajuan desa wisata, kerja sama BUMDes, Pokdarwis, dan warga lokal sangat penting. Studi ini menyelidiki branding destinasi di desa wisata dengan menggunakan pendekatan pariwisata berbasis masyarakat yang berfokus pada pemanfaatan potensi lokal.
Copyrights © 2026