Pengelolaan sampah organik merupakan salah satu tantangan penting dalam menjaga kebersihan dan kualitas lingkungan di kawasan pendidikan, termasuk Akademi Militer (Akmil) Magelang yang memiliki aktivitas padat dan menghasilkan volume sampah organik cukup tinggi setiap hari. Selama ini, pengolahan sampah di lingkungan Akmil masih mengandalkan sistem konvensional, seperti pengumpulan dan pembuangan ke tempat pembuangan akhir, yang belum sepenuhnya efektif dalam mengurangi beban sampah dan belum mendukung konsep zero waste institution. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep pengolahan sampah organik menjadi kompos secara modern dengan memanfaatkan teknologi komposter mekanis dan metode in-vessel composting yang lebih cepat, higienis, dan ramah lingkungan. Metode penelitian dilakukan melalui pengumpulan data primer berupa observasi langsung alur sampah organik di lingkungan Akmil, wawancara dengan petugas kebersihan, serta pengukuran timbulan sampah harian. Selain itu, dilakukan analisis perbandingan efektivitas pengomposan antara metode konvensional (windrow) dan metode modern (komposter otomatis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik in-vessel composting mampu mempercepat proses dekomposisi dari 30–40 hari menjadi 7–14 hari, meningkatkan homogenitas kompos, serta meminimalkan bau dan pencemaran lingkungan. Implementasi teknologi modern diproyeksikan dapat mengurangi volume sampah organik hingga 60–70% dan menghasilkan kompos yang memenuhi standar SNI 19-7030-2004. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan sistem pengolahan sampah organik modern di Akademi Militer Magelang sangat potensial untuk mendukung efisiensi pengelolaan sampah, meningkatkan kualitas lingkungan kampus, serta memberikan nilai tambah melalui pemanfaatan kompos untuk penghijauan dan budidaya tanaman di area pendidikan militer. Rekomendasi utama penelitian adalah penerapan unit komposter skala institusi, optimalisasi pemilahan sampah di sumber, serta penyusunan SOP pengolahan kompos yang modern dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026