Kasus peretasan situs web akademik oleh sindikat judi online telah menjadi ancaman serius bagi institusi Pendidikan di Indonesia. Penelitian ini mendokumentasikan dan menganalisis insiden keamanan siber yang terjadi pada infrastruktur digital Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) pada periode tahun 2025. Hasil investigasi menunjukkan serangan bersifat masif dengan mengeksploitasi 18 subdomain aktif melalui kerentanan platform CMS WordPress yang sudah usang, penggunaan tema bajakan (nulled), dan celah file upload pada Open Journal System (OJS) versi 2.x. Penyerang menanamkan puluhan backdoor shell (seperti kobe.php, sc.php, jago.php, dan varian script ALFA/Rimuru) yang terobfuskasi menggunakan fungsi dinamis PHP seperti base_64_decode dan eval()[1][3]. Lebih lanjut, penyerang melakukan pembajakan hak kepemilikan pada Google Search Console (GSC) menggunakan akun luar (ilhamhidayat2522@gmail.com) untuk memanipulasi indeks pencarian melalui teknik Blackhat SEO, menghasilkan 123.000 klik ilegal dan 6.83 juta impresi untuk kueri-kueri tidak senonoh. Sebagai langkah remediasi, diimplementasikan isolasi subdomain, pembersihan massal otomatis, pemutakhiran sistem, dan penerapan Web Application Firewall(WAF).
Copyrights © 2026