Burnout merupakan salah satu masalah psikologis yang banyak dialami perawat akibat tingginya tuntutan pekerjaan dan dapat berdampak pada kualitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kecerdasan emosional dan dukungan sosial dengan burnout pada perawat. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, penelitian ini melibatkan 223 perawat yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan Wong and Law Emotional Intelligence Scale (WLEIS), Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), dan Oldenburg Burnout Inventory (OLBI), kemudian dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional dan dukungan sosial berperan signifikan terhadap burnout. Perawat yang memiliki kecerdasan emosional lebih baik dan memperoleh dukungan sosial yang lebih tinggi cenderung mengalami burnout yang lebih rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan kemampuan emosional serta dukungan sosial di lingkungan kerja dapat menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan burnout pada perawat.
Copyrights © 2026