Kota Palu merupakan pusat administrasi, pendidikan, dan ekonomi Provinsi Sulawesi Tengah, yang terus mengalami perkembangan perkotaan. Kampus Universitas Tadulako memiliki potensi besar sebagai pusat pendidikan, bisnis, dan kegiatan sosial, namun kondisi kawasan saat ini masih menunjukkan keterbatasan ruang publik yang dapat mengakomodasi interaksi antara komunitas akademik dan masyarakat. Pengembangan bangunan multifungsi merupakan salah satu strategi untuk mengoptimalkan penggunaan lahan dengan menggabungkan beberapa fungsi, seperti pusat perbelanjaan, hotel, dan ruang publik pada kawasan yang sama. Tujuan dari studi ini yaitu menjelaskan penggunaan konsep placemaking dalam desain multifungsi di Kota Palu, khususnya dalam menciptakan ruang yang mudah diakses, nyaman, dan fungsional yang berkaitan dengan identitas lokal. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan tinjauan pustaka, penelitian lapangan, dan studi perbandingan. Hasil diskusi menunjukkan bahwa penggunaan placemaking dapat terjadi melalui integrasi pusat perbelanjaan, hotel, dan ruang publik, dengan menyediakan ruang publik sebagai pusat hiburan, mendesain lingkungan yang ramah pejalan kaki, memperkuat kegiatan sosial dan komunitas, serta membentuk rasa tempat melalui karakter lokal Kota Palu.
Copyrights © 2026