Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena rendahnya optimalisasi penyerapan APBDes di Kecamatan Batudaa yang belum mencapai target ideal nasional, serta adanya dinamika perubahan anggaran akibat bencana banjir luapan Danau Limboto. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh perubahan anggaran dan kompetensi aparatur terhadap efektivitas penyerapan anggaran desa secara parsial maupun simultan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik Structural Equation Modelling (SEM) melalui perangkat lunak AMOS 24 terhadap 104 aparatur desa sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, perubahan anggaran berpengaruh positif signifikan dan kompetensi aparatur berpengaruh positif signifikan terhadap efektivitas penyerapan anggaran. Secara simultan, kedua variabel memberikan kontribusi sebesar 76,2% terhadap variabel dependen. Kesimpulannya, sinergi antara regulasi anggaran yang adaptif dan kapasitas sumber daya manusia yang mumpuni menjadi faktor penentu utama dalam keberhasilan tata kelola keuangan desa di wilayah penelitian.
Copyrights © 2026