Boiler adalah komponen utama di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang berfungsi untuk menghasilkan uap. Uap ini digunakan untuk menggerakkan turbin. Jika kinerja boiler menurun karena kehilangan panas, maka efisiensi termal akan menurun dan konsumsi bahan bakar akan meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar nilai kehilangan panas dan bagaimana pengaruhnya terhadap efisiensi boiler di PLTU X. Boiler yang dianalisis adalah boiler tipe DG 1025/17.4-II.13 dengan kapasitas produksi steam 1025 ton/jam pada unit PLTU berdaya 315 MW. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode indirect yang berdasarkan standar ASME PTC 4.1. Analisis dilakukan dengan menghitung berbagai komponen heat loss, seperti kehilangan panas gas buang kering, moisture dari pembakaran hidrogen, kandungan air pada bahan bakar, dan kelembapan udara pembakaran. Hasil penelitian menunjukkan efisiensi boiler pada beban ±280 MW berada pada kisaran 83,19%–83,64%. Kehilangan panas terbesar berasal dari gas buang kering sebesar 5,76%–6,15%, diikuti moisture pembakaran hidrogen sebesar 4,614%–4,642% dan moisture bahan bakar sebesar 3,844%–3,863%. Hasil ini menunjukkan bahwa pengendalian temperatur gas buang dan kualitas bahan bakar berperan penting dalam meningkatkan efisiensi boiler.
Copyrights © 2026