Semakin tingginya volume transaksi keuangan menimbulkan risiko kesalahan pencatatan, ketidaksesuaian data, serta keterlambatan administrasi, sehingga diperlukan pengendalian internal yang efektif melalui rekonsiliasi dokumen. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan pengendalian internal dalam proses rekonsiliasi dokumen keuangan di PT XYZ dengan mengacu pada kerangka Internal Control–Integrated Framework COSO. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, dilaksanakan selama masa praktik kerja lapangan pada 5 Januari hingga 6 Juni 2026. Data dikumpulkan melalui pengamatan langsung, wawancara mendalam dengan staf akuntansi, serta dokumen perusahaan dan kajian pustaka, kemudian diolah menggunakan tahapan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT XYZ telah melakukan rekonsiliasi secara rutin terhadap bukti transaksi, faktur, dan laporan harian dengan bantuan aplikasi Fina. Komponen penilaian risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan telah berjalan dengan baik. Namun, pada aspek lingkungan pengendalian masih ditemukan kelemahan berupa belum tersedianya SOP tertulis yang baku. Secara keseluruhan, penerapan ini efektif meminimalkan risiko kesalahan, mendeteksi selisih data, serta menghasilkan informasi keuangan yang akurat dan andal sebagai dasar pengambilan keputusan.
Copyrights © 2026