Akselerasi platform digital secara masif telah mendorong peningkatan partisipasi Generasi Z dalam ekosistem pasar modal. Dengan demikian, tingginya intensitas ketertarikan tersebut sering kali tidak diimbangi dengan kapasitas pemahaman finansial yang komprehensif, sehingga memicu kecenderungan pengambilan keputusan investasi yang bersifat spekulatif. Penelitian ini diorientasikan untuk menguji pengaruh simultan dan parsial dari literasi keuangan serta minat investasi terhadap konstruksi keputusan investasi Generasi Z di wilayah Kota Pasuruan. Melalui pendekatan kuantitatif, data dihimpun dari 90 responden menggunakan metode survei dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria rumus Hair. Pemrosesan data statistik dioperasikan melalui analisis deskriptif, estimasi uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, serta pengujian hipotesis deduktif. Hasil estimasi regresi menghasilkan persamaan Y = 5,911 + 0,348X1 + 0,740X2. Temuan empiris mengonfirmasi minat investasi dan literasi keuangan secara simultan memberikan kontribusi signifikan terhadap keputusan investasi (F-hitung = 150,827 > F-tabel = 3,101; p = 0,000). Secara parsial, variabel minat investasi t-hitung = 3,877 dan literasi keuangan t hitung = 8,499 juga terbukti memiliki implikasi positif dan signifikan karena melampaui skor t-tabel = 1,988 p = 0,000. Skor koefisien determinasi R2 senilai 0,776 mengindikasikan kapasitas eksplanatori model riset ini mencapai 77,6%, sementara sisa varians lainnya dipengaruhi oleh faktor eksternal di luar pemodelan. Dapat disimpulkan integrasi penguatan ketertarikan psikologis dan pemahaman kognitif finansial menjadi instrumen krusial bagi Generasi Z dalam merumuskan keputusan investasi yang rasional.
Copyrights © 2026