Mahasiswi yang tinggal di asrama menghadapi berbagai tuntutan akademik, sosial dan lingkungan yang berpotensi menimbulkan stres serta berdampak pada kesehatan mental dan fisik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kesehatan mental dan ketrampilan manajemen stres melalui pelatihan relaksasi mandiri pada mahasiswi penghuni asrama Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani. Kegiatan dilaksanakan pada 14 Februari 2026 dengan metode diskusi interaktif, demostrasi dan praktik langsung. Sebanyak 70 mahasiswa mengikuti kegiatan dan mengisi kuisioner skrining stres. Hasil asesmen menunjukkan bahwa 54,3% peserta berada pada kategori stres rendah. Faktor utama penyebab stres meliputi beban akademik, target hafalan, kesulitan manajemen waktu, lingkungan asrama dan relasi sosial. Peserta melaporkan keluhan fisik seperti gangguan tidur, mudah lelah, sakit kepala, kesulitan konsentrasi dan keluhan lambung saat menghadapi tekanan akademik. Setelah mengikuti kegiatan, peserta mampu mengenali tanda dan gejala stres serta mempraktikkan teknik manajemen stres berupa deep breathing, senam orak, relaksasi otot sederhana dan pendekatan spiritual secara mandiri. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan mental dan pelatihan relaksasi mandiri dapat meningkatkan literasi keseahtan mental serta ketrampilan pengelolaan stres pada mahasiswa penghuni asrama.
Copyrights © 2026