ABSTRAK Pada penelitian ini, dilakukan evaluasi parameter kinerja analisis besi(III) dengan tanin sebagai zat pengompleks menggunakan metode pencitraan digital, yang didahului dengan penentuan beberapa kondisi optimum untuk pembentukan kompleks antara tanin dan Fe(III). Metode ini kemudian diterapkan untuk menentukan konsentrasi Fe(III) dalam sampel air nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pH optimum adalah pH 3 dan waktu stabilitas berada pada kisaran 10 sampai 25 menit. Dengan membandingkan metode ini dengan metode spektrofotometri dengan KSCN sebagai zat pengompleks, ditemukan bahwa kedua metode ini tidak berbeda nyata dalam hal akurasi tetapi berbeda nyata dalam hal presisi. Ketika metode ini diterapkan untuk menganalisis Fe(III) dalam sampel air nyata yaitu air PDAM dan air limbah pengolahan mangan, perolehan kembali berada pada kisaran 80,98% sampai 90,78%.
Copyrights © 2026