Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi UMKM berbasis pariwisata halal, faktor pendukung dan penghambatnya, serta perannya terhadap pendapatan pelaku usaha. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus instrumental, melibatkan 21 informan (10 pelaku UMKM homestay, 10 pemandu wisata, dan 1 perangkat desa) yang dipilih secara purposive dan snowball, melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi partisipatif, serta dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa (2014). Hasil menunjukkan bahwa strategi UMKM homestay bertumpu pada kualitas layanan, promosi digital, dan harga dinamis musiman, sementara pemandu wisata menerapkan diferensiasi rute dan produk. Penerapan nilai halal bersifat gradual, mulai dari komitmen penuh hingga akomodasi terhadap permintaan wisatawan non-Muslim. Faktor pendukung meliputi citra destinasi halal, dukungan pemerintah desa, dan jejaring antarpelaku UMKM; faktor penghambat meliputi keterbatasan modal, minimnya literasi sertifikasi halal, dan sosialisasi yang belum merata. Informan melaporkan peningkatan pendapatan dibandingkan sumber penghidupan sebelumnya serta manfaat ekonomi tidak langsung bagi warga sekitar, meskipun pendapatan tersebut masih dipengaruhi fluktuasi musiman dan belum merata antarpelaku usaha. Kata Kunci: Pariwisata Halal, Pendapatan, Strategi Usaha, UMKM.
Copyrights © 2026