Bakteri rizosfer merupakan bakteri yang hidup di sekitar daerah perakaran tanaman dan berperan penting dalam meningkatkan ketersediaan unsur hara. Salah satu unsur hara penting yang dibutuhkan tanaman adalah kalium, yang terlibat dalam berbagai proses fisiologis tanaman. Namun, sebagian besar kalium dalam bentuk senyawa mineral tidak larut sehingga ketersediaannya di dalam tanah terbatas. Bakteri pelarut kalium dapat meningkatkan jumlah kalium yang tersedia dalam tanah, melalui mekanisme konversi kalsium menjadi bentuk terlarut. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi bakteri pelarut kalium dari rizosfer tanaman padi di Desa Pembatang, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Isolasi bakteri dilakukan menggunakan medium Alexandrov dengan sumber K feldspar (KAISi3O8), pH medium 7 dengan waktu inkubasi pada suhu ruang selama 7 hari. Karakterisasi terhadap isolat bakteri pelarut kalium meliputi makroskopis, mikroskopis dan uji katalase. Hasil penelitian diperoleh empat isolat bakteri pelarut kalium yaitu isolat BPK 1.1, BPK 2.2, BPK 3.1 dan BPK 3.2. Indeks kelarutan kalium tertinggi yaitu isolat BPK 3.2 (2,48). Hasil aktivitas kelarutan kalium isolat BPK 3.2 memiliki indeks kelarutan kalium tertinggi sebesar 2,48. Hasil pewarnaan Gram isolat BPK 3.2 adalah Gram positif, tiga isolat yaitu BPK 1.1, BPK, BPK 2.2 dan BPK 3.1 adalah Gram negatif. Empat isolat bakteri menunjukkan uji katalase positif.
Copyrights © 2026