Loyalitas pasien merupakan salah satu faktor penting yang menentukan keberlangsungan dan daya saing rumah sakit. Loyalitas pasien tidak hanya tercermin dari keinginan untuk kembali menggunakan layanan rumah sakit, tetapi juga dari kesediaan pasien untuk merekomendasikan layanan kepada orang lain. Data kunjungan pasien rawat jalan di RSU Muhammadiyah Babat menunjukkan adanya fluktuasi jumlah kunjungan pasien lama dari bulan ke bulan, yang mengindikasikan adanya permasalahan dalam mempertahankan loyalitas pasien. Salah satu faktor yang dapat memengaruhi loyalitas pasien adalah bauran pemasaran 7P yang meliputi produk (product), harga (price), tempat (place), promosi (promotion), orang (people), proses (process), dan bukti fisik (physical evidence). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan bauran pemasaran 7P dengan loyalitas pasien di RSU Muhammadiyah Babat. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah pasien lama rawat jalan di RSU Muhammadiyah Babat, dengan jumlah sampel sebanyak 93 responden menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis univariat serta bivariat. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar responden termasuk dalam kategori loyal, yaitu sebanyak 89 responden (95,7%), sedangkan 4 responden (4,3%) termasuk kategori tidak loyal. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Chi-Square (Fisher's Exact Test). Hasil penelitian menunjukkan p-value <0,05, sehingga disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara bauran pemasaran 7P dengan loyalitas pasien di RSU Muhammadiyah Babat. Oleh karena itu, rumah sakit perlu mempertahankan serta meningkatkan penerapan bauran pemasaran 7P, terutama pada aspek promotion, process, dan price, guna meningkatkan kepuasan dan loyalitas pasien.
Copyrights © 2026