Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kinerja keuangan dan kompleksitas operasi terhadap audit delay dimana ukuran peusahaan mampu memoderasi kedua variabel tersebut. Metodologi/Pendekatan: Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif melalui sumber data sekunder. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, dengan beberapa kriteria didapat 19 perusahaan dengan rentang 3 tahun. Penelitian ini menggunakan uji MRA sebagai pengujian hipotesis moderasi dengan menggunakan program Eviews 10. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan kinerja keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap audit delay, sementara kompleksitas operasi berpengaruh positif dan signifikan. Ukuran perusahaan tidak memoderasi hubungan antara kinerja keuangan dan audit delay. Implikasi Praktis: Temuan ini menunjukkan bahwa perusahaan besar dengan struktur yang kompleks lebih berisiko mengalami keterlambatan audit Kebaruan: Kebaruan dalam penelitian ini terletak pada variable ukuran Perusahaan sebagai variable moderasi dimana kebanyakan penelitian sebelumnya variable ukuran Perusahaan sebagai variable independen
Copyrights © 2026