Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Corporate social responsibility (CSR) terhadap Nilai Perusahaan dengan Managerial Ability sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2024. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif, menggunakan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan. Populasi penelitian berjumlah 63 perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di BEI, dan melalui teknik purposive sampling diperoleh 13 perusahaan sebagai sampel dengan total 52 data observasi selama empat tahun. Di mana model estimasi terbaik dipilih melalui Uji Chow, Uji Hausman, dan Uji Lagrange Multiplier yang secara konsisten mengarah pada Random Effect Model (REM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa CSR berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Nilai Perusahaan yang diproksikan dengan Tobin's Q, yang berarti semakin tinggi pengungkapan CSR justru semakin rendah nilai perusahaan. Managerial Ability terbukti memoderasi pengaruh tersebut secara signifikan dengan sifat memperlemah (buffering) dampak negatif CSR, dan secara simultan CSR beserta interaksinya dengan Managerial Ability berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan dengan kontribusi sebesar 19,12%. Temuan ini mengindikasikan bahwa pada sektor pertambangan, pasar cenderung memandang aktivitas CSR sebagai beban biaya jangka pendek, namun dampak negatif tersebut dapat diminimalkan oleh kompetensi manajerial yang memadai.
Copyrights © 2026