Indonesian Journal of Multidisciplinary Sciences
Vol. 5 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Multidisciplinary Sciences (IJoMS)

TRANSFORMASI TAFSIR MUHAMMADIYAH: Genealogi Relasi Kepemimpinan dan Otoritas Penafsiran

Wahyu Hidayat (Unknown)
Anita Sartika (UIN Sunan Gunung Djati, Bandung)



Article Info

Publish Date
15 Aug 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji genealogi tafsir Muhammadiyah pada berbagai periode, perubahan corak penafsiran yang terjadi, serta pengaruh tokoh-tokoh pemimpin terhadap perkembangan tradisi tafsir di lingkungan Muhammadiyah. Dengan menggunakan pendekatan genealogis dan metode historiografi, penelitian ini menempatkan karya-karya tafsir Muhammadiyah sebagai objek kajian utama. Berdasarkan periodisasi yang mengacu pada arah perkembangan gerakan Muhammadiyah sebagaimana dikemukakan oleh Abdul Munir Mulkhan, sejarah tafsir Muhammadiyah dibagi ke dalam tiga fase. Fase pertama ditandai dengan lahirnya karya Qur'an Jawen dan Tafsir Qur'an Jawen Pandum lan Panduming Dumadi. Karakter utama periode ini terlihat dari penggunaan bahasa Jawa dan aksara Carakan, yang menunjukkan kuatnya keterkaitan para pemimpin Muhammadiyah awal dengan tradisi serta kebudayaan Jawa. Pada fase kedua, Muhammadiyah menghasilkan Tafsir Langkah Muhammadiyah dan 17 Kelompok Ayat-Ayat Al-Qur'an Ajaran K.H. Ahmad Dahlan. Meskipun kepemimpinan organisasi pada masa ini banyak didominasi oleh kalangan ahli syariah, corak fikih tidak tampak sebagai karakter yang dominan dalam karya-karya tafsir yang dihasilkan. Adapun fase ketiga ditandai oleh hadirnya para pemimpin Muhammadiyah yang memperoleh pendidikan modern dan berorientasi akademik. Pada periode ini lahir Tafsir Tematik Al-Qur'an tentang Hubungan Sosial Antarumat Beragama serta Tafsir At-Tanwir. Karya pertama dipandang oleh sebagian kalangan memiliki kecenderungan ke arah pemikiran yang lebih liberal dalam memahami relasi antaragama, sedangkan Tafsir At-Tanwir hingga kini masih berada dalam proses penyelesaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara genealogis karya-karya tafsir Muhammadiyah berkembang secara relatif independen, tanpa memperlihatkan kesinambungan yang kuat maupun pengaruh langsung antara satu karya tafsir dengan karya lainnya. Kendati demikian, terdapat karakter yang konsisten dalam tradisi tafsir Muhammadiyah, yaitu sifat responsif dan kontekstual. Ayat-ayat Al-Qur'an ditafsirkan dengan mempertimbangkan dinamika sosial dan berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. Melalui pendekatan tersebut, Muhammadiyah berupaya menghidupkan kembali tradisi intelektual Islam yang menekankan rasionalitas dalam memahami ajaran agama.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

IJOMS

Publisher

Subject

Humanities Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Indonesian Journal of Multidisciplinary Sciences is a scientific journal published by CV. Era Digital Nusantara. The papers to be published in IJoMS are research articles (quantitative or qualitative research approaches), literature studies or original ideas that are considered to contribute to ...