Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode latihan passing jarak tetap dan jarak bertahap terhadap kemampuan mengoper bola pada pemain futsal di MI Raudhatul Azhar. Menggunakan desain kuantitatif eksperimen dengan pre-experimental design dua grup pretest-posttest, sampel terdiri dari 30 peserta yang dipilih melalui purposive sampling. Hasil pre-test menunjukkan rata-rata nilai passing jarak tetap sebesar 6,73 dan passing jarak bertahap sebesar 9,27. Setelah penerapan latihan, post-test menunjukkan peningkatan signifikan dengan nilai rata-rata 7,76 untuk jarak tetap dan 12,80 untuk jarak bertahap. Uji-t menunjukkan t hitung (6,08) lebih besar dari t tabel (2,14), yang mengindikasikan bahwa hipotesis alternatif diterima (ha) dan hipotesis nihil ditolak (h0). Dengan seluruh data telah di analisis maka diperoleh disimpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dari implementasi passing jarak tetap dengan passing jarak bertahap. Jika dilihat hasil rata-rata kemampuan passing futsal menunjukkan bahwa metode latihan jarak bertahap lebih efektif daripada metode latihan jarak tetap.
Copyrights © 2026