Pengolahan air limbah domestik di Perumahan Wijaya Kusuma I Kabupaten Demak masih menggunakan tangki septik individual yang belum memenuhi standar dan berpotensi terjadi pencemaran lingkungan. Berdasarkan kondisi tersebut, dilakukan penelitian dengan tujuan mengetahui kuantitas dan kualitas air limbah serta merencanakan instalasi pengolahan air limbah domestik (IPALD) skala permukiman untuk 200 sambungan rumah (9.000 jiwa). Metode penelitian kuantitatif dengan tahapan ijin survei, observasi lapangan, pengumpulan data, studi literatur, dan perencanaan IPALD. Data primer yaitu observasi lapangan, kualitas air limbah, data sekunder yaitu jumlah penduduk dan rumah, topografi, dan peta perumahan. Perencanaan IPALD menggunakan teknologi Anaerobic Baffled Reactor (ABR) dan Anaerobic Filter (AF). Berdasarkan analisis data, penggunaan air bersih untuk 200 sambungan rumah (SR) adalah 81 m3/hari, volume air limbah yang dihasilkan 64,8 m3/hari dengan volume lumpur 13,5 m3/tahun. Kualitas air limbah, BOD 130 mg/L, COD 679 mg/L, dan pH 7,87. IPALD terdiri dari 1 bak inlet ukuran 1 m x 1 m, kedalaman 1,7 m, bar screen lebar 1 m memiliki 17 batang penyaring ukuran 10 mm dan jarak antar batang 50 mm, 1 unit bak settler 5,55 m x 3,5 m kedalaman 2 m, 3 unit bak ABR 1,2 m x 1,8 m kedalaman 2 m, dan 10 unit bak AF 1,3 m x 1,5 m kedalaman 2 m. Untuk mengalirkan air limbah digunakan pipa PVC diameter 6 inch dan 4 inch dengan kemiringan pipa antara 0,45% - 1,6%, dan 19 unit bak kontrol diameter 0,6 m.
Copyrights © 2026