Latar belakang: Kekerasan verbal yang dilakukan oleh orang tua pada remaja dapat berdampak negatif. Orang tua yang berbicara kasar dapat membuat anak merasa tidak aman dan takut, hal tersebut merupakan musuh terbesar dalam menumbuhkan rasa percaya diri. Tujuan: Untuk mengetahui apakah terdapat hubungan kekerasan verbal orang tua terhadap tingkat kepercayaan diri pada remaja. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bersifat korelasional yaitu penelitian yang menghubungkan antara dua variabel. Metode yang digunakan adalah cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 11 IPA/IPS. Besar sampel ditentukan dengan Rumus Slovin didapatkan sejumlah 70 responden yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Responden pada penelitian ini merupakan siswa yang tinggal bersama orangtua. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2025. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner kekerasan verbal dan kuesioner kepercayaan diri pada remaja. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa kekerasan verbal orang tua pada remaja berada kategori rendah dengan mayoritas sebanyak 65 orang (92,9%), sedangkan kepercayaan diri remaja termasuk dalam kategori tinggi dengan mayoritas sebanyak 36 orang (51,4%). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara kekerasan verbal orang tua dengan tingkat kepercayaan diri remaja di MAN 2 Yogyakarta.
Copyrights © 2026