Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kemandirian ekonomi Pesantren Salafiyah Al-Utsmani sebelum dan selama pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta merumuskan model penguatan kemandirian ekonomi pesantren berbasis program tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pengasuh pesantren, pengelola unit usaha, pengelola dapur, santri, serta masyarakat sekitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum adanya Program MBG, pesantren telah memiliki beberapa unit usaha internal seperti koperasi, kantin, bazar santri, dan penyediaan bahan pangan melalui Toko Merpati. Pelaksanaan Program MBG memberikan dampak terhadap meningkatnya aktivitas ekonomi pesantren melalui penguatan pengelolaan dapur, peningkatan kebutuhan logistik pangan, keterlibatan santri dalam aktivitas produktif, serta terbukanya kerja sama dengan masyarakat sekitar sebagai pemasok bahan pangan. Model penguatan kemandirian ekonomi pesantren berbasis MBG dilakukan melalui integrasi program MBG dengan unit usaha pesantren, pemberdayaan santri, penguatan manajemen konsumsi, dan kolaborasi ekonomi berbasis masyarakat.
Copyrights © 2026