Masalah kinerja pegawai di instansi publik berdampak pada rendahnya produktivitas, ketidakdisiplinan, dan kurangnya inisiatif kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Rawas Tahun 2026. Desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi sekaligus sampel berjumlah 69 pegawai menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner pada Maret–April 2026. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan regresi logistik multivariat. Hasil menunjukkan ada hubungan bermakna antara disiplin (p=0,00; OR=28,00), motivasi (p=0,00; OR=29,71), dan kepemimpinan (p=0,00; OR=18,57) dengan kinerja pegawai. Variabel usia, jenis kelamin, dan masa kerja tidak menunjukkan hubungan bermakna. Variabel paling dominan adalah motivasi (p=0,001; OR=13,252). Jika motivasi baik, probabilitas kinerja baik mencapai 99%. Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Rawas diharapkan meningkatkan motivasi pegawai melalui pemberian penghargaan, kesempatan pengembangan diri, dan dukungan lingkungan kerja yang kondusif.
Copyrights © 2026