Pendahuluan: Tablet hisap merupakan salah satu bentuk sediaan padat yang dirancang untuk larut perlahan di dalam rongga mulut sehingga memerlukan karakteristik fisik yang berbeda dengan tablet konvensional, terutama nilai kekerasan yang relatif tinggi. Keberhasilan formulasi tablet hisap sangat dipengaruhi oleh jenis dan konsentrasi bahan pengikat yang digunakan. Gelatin diketahui mampu meningkatkan kekerasan tablet, namun cenderung menghasilkan granul dengan sifat alir yang kurang baik. Sebaliknya, polivinilpirolidon (PVP) memiliki kemampuan memperbaiki sifat alir granul, tetapi memerlukan konsentrasi yang relatif lebih tinggi untuk menghasilkan kekerasan tablet yang optimal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh gelatin dan PVP sebagai bahan pengikat terhadap sifat fisik tablet hisap ekstrak kering jahe merah. Metode: Tablet hisap diformulasikan dengan lima variasi perbandingan gelatin dan PVP, yaitu 1:1, 1:2, 1:3, 1:4, dan 1:5. Seluruh formula dievaluasi terhadap karakteristik granul serta sifat fisik tablet. Analisis statistik dilakukan menggunakan uji ANOVA satu arah pada taraf kepercayaan 95%. Hasil: Variasi konsentrasi gelatin dan PVP memberikan pengaruh nyata terhadap kekerasan dan kerapuhan tablet (p<0,05). Nilai kekerasan tablet berturut-turut pada Formula 1 hingga Formula 5 adalah 9,01; 14,15; 15,95; 13,45; dan 12,31 kgf, sedangkan nilai kerapuhan masing-masing sebesar 0,442%; 0,674%; 0,174%; 0,337%; dan 0,571%. Formula dengan perbandingan gelatin:PVP sebesar 1:3 menghasilkan kekerasan tertinggi. Kesimpulan: Kombinasi gelatin dan PVP sebagai bahan pengikat mampu menghasilkan tablet dengan mutu fisik yang memenuhi persyaratan, meskipun peningkatan konsentrasi gelatin yang terlalu tinggi cenderung menurunkan kekerasan tablet.
Copyrights © 2026