Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Leverage, Profitability, dan Cash Flow terhadap Cash Holding dengan Interest-Based Debt Ratio sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) periode 2018–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan. Sampel ditentukan menggunakan metode purposive sampling sehingga diperoleh 16 perusahaan dengan 128 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dan Moderated Regression Analysis (MRA) melalui EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Leverage berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Cash Holding, sedangkan Profitability dan Cash Flow berpengaruh positif dan signifikan terhadap Cash Holding. Interest-Based Debt Ratio tidak berpengaruh langsung terhadap Cash Holding, tetapi berperan sebagai pure moderator. Interest-Based Debt Ratio terbukti memoderasi pengaruh Leverage terhadap Cash Holding, dengan semakin tingginya Interest-Based Debt Ratio menyebabkan semakin berkurangnya pengaruh negatif Leverage terhadap Cash Holding. Selanjutnya, Interest-Based Debt Ratio tidak mampu memoderasi pengaruh Profitability terhadap Cash Holding, sedangkan pada hubungan Cash Flow terhadap Cash Holding, semakin tinggi Interest-Based Debt Ratio menyebabkan semakin berkurangnya pengaruh positif Cash Flow terhadap Cash Holding. Temuan ini memberikan bukti empiris bahwa Interest-Based Debt Ratio tidak hanya berkaitan dengan struktur pendanaan perusahaan, tetapi juga berperan dalam mengubah kekuatan hubungan faktor keuangan terhadap kebijakan Cash Holding pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI).
Copyrights © 2026