Industri Food and Beverage merupakan salah satu subsektor manufaktur yang berkontribusi penting terhadap perekonomian nasional. Meskipun demikian, nilai perusahaan pada subsektor ini masih mengalami fluktuasi, sementara hasil penelitian terdahulu mengenai faktor-faktor yang memengaruhinya masih menunjukkan temuan yang belum konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh likuiditas, profitabilitas, struktur modal, dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan subsektor Food and Beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda terhadap 246 data observasi yang berasal dari 41 perusahaan hasil purposive sampling, dengan pengolahan data menggunakan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, struktur modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan profitabilitas dan ukuran perusahaan berpengaruh negatif dan signifikan; likuiditas tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, keempat variabel independen terbukti berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Dapat disimpulkan bahwa pengelolaan struktur modal berperan penting dalam meningkatkan nilai perusahaan, sementara peningkatan profitabilitas dan ukuran perusahaan pada sampel penelitian ini justru diikuti oleh penurunan nilai perusahaan, sehingga dapat menjadi pertimbangan bagi manajemen dan investor dalam pengambilan keputusan.
Copyrights © 2026