Kinerja sumber daya manusia (SDM) di Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) sangat penting bagi keberhasilan program pembangunan nasional. Penelitian ini menganalisis pengaruh kompetensi, budaya organisasi, dan motivasi kerja terhadap kinerja SDM BKKBN. Menggunakan metode kuantitatif survei dengan teknik sampling jenuh, data dikumpulkan dari 56 personel BKKBN melalui kuesioner skala Likert. Analisis data menggunakan analisis jalur (path analysis) dengan bantuan SPSS. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kompetensi dan budaya organisasi berpengaruh langsung signifikan terhadap motivasi kerja. Selanjutnya, kompetensi, budaya organisasi, dan motivasi kerja masing-masing berpengaruh langsung signifikan terhadap kinerja SDM. Motivasi kerja juga berperan sebagai mediator yang signifikan dalam hubungan kompetensi terhadap kinerja, serta budaya organisasi terhadap kinerja. Hasil ini mengonfirmasi bahwa sinergi integratif ketiga faktor tersebut menjadi kunci peningkatan kinerja SDM. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan teori manajemen SDM di sektor publik dan rekomendasi praktis bagi BKKBN untuk merancang program pengembangan komprehensif yang berfokus pada peningkatan kompetensi, penguatan budaya, serta sistem motivasi.
Copyrights © 2026