Perkembangan teknologi Artificial Intelligence memberikan kemudahan bagi mahasiswa dalam memperoleh informasi, tetapi juga menghadirkan tantangan terhadap keterlibatan mereka dalam proses berpikir secara mandiri. Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang tidak hanya menekankan pemahaman ajaran Islam, tetapi juga kemampuan mahasiswa dalam menganalisis persoalan secara kritis dan reflektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan penerapan Reflective Logbook dalam pembelajaran PAI serta mengeksplorasi bagaimana aktivitas reflektif melalui Reflective Logbook berkontribusi dalam membangun budaya berpikir kritis mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi berupa Reflective Logbook mahasiswa. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Reflective Logbook diterapkan setelah mahasiswa melakukan analisis terhadap kasus yang diberikan dalam pembelajaran PAI. Aktivitas refleksi mencakup pemahaman terhadap kasus, keterkaitan persoalan dengan ajaran Islam, pemeriksaan validitas dan kredibilitas dalil, refleksi terhadap penggunaan AI dan proses pembelajaran, serta rencana penerapannya dalam kehidupan nyata; (2) penerapan Reflective Logbook menunjukkan adanya proses berpikir kritis yang tercermin dalam kemampuan mahasiswa menganalisis persoalan, mengevaluasi informasi dan sumber, memberikan argumentasi, serta merefleksikan kembali proses berpikirnya. Dengan demikian, Reflective Logbook tidak hanya berfungsi sebagai dokumentasi pembelajaran, tetapi menjadi ruang reflektif yang dapat membiasakan mahasiswa melakukan proses berpikir kritis dan menghubungkan pemahaman keislaman dengan persoalan kehidupan nyata.
Copyrights © 2026