Warta Perkaretan
Vol. 45 No. 1 (2026): Volume 45, Nomor 1, Tahun 2026

PROSPEK PENGEMBANGAN INDUSTRI KARET GELANG BERBASIS LATEKS DADIH DI TINGKAT PERKEBUNAN RAKYAT : SEBUAH TINJAUAN KOMPREHENSIF

Afrizal Vachlepi (Indonesian Rubber Research Institute)



Article Info

Publish Date
26 Jun 2026

Abstract

Karet alam merupakan komoditas strategis di Indonesia yang sebagian besar dihasilkan oleh perkebunan rakyat, namun umumnya masih dijual dalam bentuk mentah dengan nilai tambah rendah. Oleh karena itu, diperlukan diversifikasi produk, salah satunya melalui pengembangan karet gelang yang memiliki prospek pasar baik karena penggunaannya luas dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, proses pembuatannya relatif sederhana dan dapat memanfaatkan bahan baku lateks dadih, sehingga berpotensi menjadi alternatif hilirisasi yang sesuai untuk skala perkebunan rakyat. Makalah ini bertujuan untuk mengkaji prospek pengembangan industri karet gelang pada tingkat perkebunan karet rakyat secara komprehensif dengan menitikberatkan pada aspek teknologi produksi, mulai dari penyiapan bahan baku hingga proses pembuatan dalam skala usaha kecil. Hasil kajian menunjukkan bahwa industri karet gelang berbasis lateks dadih memiliki prospek untuk dikembangkan pada skala perkebunan rakyat, terutama sebagai upaya peningkatan nilai tambah komoditas karet yang selama ini didominasi oleh penjualan bahan mentah. Tahapan proses produksi meliputi pencampuran dan pengadukan lateks dadih dengan bahan aditif, pencetakan, pengeringan melalui proses vulkanisasi, pemotongan, hingga pengemasan. Secara teknis, rangkaian proses ini relatif sederhana dan dapat diadaptasi pada skala kecil–menengah dengan kebutuhan teknologi yang tidak terlalu kompleks. Dari sisi implementasi, pengembangan dalam bentuk pilot project di Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan menunjukkan indikasi awal yang positif dengan kapasitas awal bisa mencapai 1 ton per bulan. Secara analitis, pengembangan industri ini memiliki keunggulan komparatif pada aspek ketersediaan bahan baku lokal dan biaya tenaga kerja yang relatif rendah. Akan tetapi, keunggulan tersebut perlu diimbangi dengan peningkatan efisiensi proses dan skala produksi agar tercapai keekonomian usaha. Dengan biaya produksi sekitar Rp.35.000,- harga jual karet gelang bisa mencapai Rp.75.000,- per kg. Produk karet gelang mempunyai sifat elastisitas yang baik mencapai 325-450%.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

wartaperkaretan

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Materials Science & Nanotechnology

Description

Focus and Scope Warta Perkaretan is medium for dissemination the latest rubber technology for rubber industry, estate practitioners, and other general users. Warta Perkaretan contains scientific articles in the form of natural rubber research, survey/study in of pre-harvest, post-harvest, and review ...