Lansia merupakan kelompok umur yang rentan mengalami perubahan kondisi pada sistem kardiovaskuler dan berbagai keluhan fisik akibat proses penuaan. Tekanan darah yang tinggi dan disertai dengan keluhan fisik menjadi salah satu indikator yang perlu diperhatikan dalam upaya skrining dan penentuan kebutuhan pelayanan fisioterapi kardiovaskuler. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan profil tekanan darah dan keluhan fisik pada lansia sebagai dasar skrining pada fisioterapi kardiovaskuler. Penelitian ini menggunakan metode observasional dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 26 orang lansia di Graha Werdha Marie Joseph Pontianak. Data yang dikumpulkan berupa tekanan darah, keluhan yang dirasakan serta riwayat penyakit yang ada pada lansia. Data dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan distribusi tekanan darah dan keluhan fisik pada lansia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 15 dari 26 orang lansia mengalami hipertensi. Untuk keluhan fisik yang terbanyak adalah sakit pada bagian kaki oleh 14 orang lansia dan sakit pada punggung sebanyak 4 orang lansia. Adanya proporsi hipertensi yang cukup tinggi disertai keluhan fisik terutama pada bagian kaki dan punggung. Temuan ini menunjukkan bahwa hipertensi dan keluhan fisik masih menjadi kondisi yang cukup masif ditemukan pada lansia di Graha Werdha Marie Joseph Pontianak. Hasil dari penelitian ini dapat menjadi informasi awal dalam pelaksanaan skrining fisioterapi kardiovaskuler dan penyusunan program pelayanan fisioterapi yang sesuai dengan kebutuhan lansia.
Copyrights © 2026