Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan laba, kebijakan dividen, dan kebijakan utang terhadap harga saham pada perusahaan subsektor food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020-2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan. Populasi penelitian berjumlah 95 perusahaan, sedangkan sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling dan menghasilkan 15 perusahaan yang memenuhi kriteria pengamatan. Pengujian dilakukan menggunakan analisis regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak EViews versi 13. Kebijakan laba diproksikan dengan Return on Assets, kebijakan dividen diukur menggunakan Dividend Payout Ratio, kebijakan utang diproksikan dengan Debt to Equity Ratio, sedangkan harga saham menggunakan data harga penutupan. Hasil pengujian parsial menunjukkan bahwa kebijakan laba tidak berpengaruh terhadap harga saham, kebijakan dividen berpengaruh terhadap harga saham, dan kebijakan utang tidak berpengaruh terhadap harga saham. Sementara itu, hasil pengujian simultan menunjukkan bahwa kebijakan laba, kebijakan dividen, dan kebijakan utang secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap harga saham. Temuan ini menunjukkan bahwa respons pasar terhadap perusahaan subsektor food and beverage tidak hanya ditentukan oleh tingkat laba atau struktur utang secara terpisah, tetapi lebih kuat tercermin melalui kebijakan pembagian dividen dan kombinasi kebijakan keuangan perusahaan. Hasil penelitian diharapkan memberikan pertimbangan bagi manajemen dalam menetapkan kebijakan keuangan serta bagi investor dalam mengevaluasi informasi fundamental perusahaan.
Copyrights © 2026