Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen kualitas data sektoral dalam mendukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kabupaten Buleleng. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap proses pengelolaan data di Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik sebagai walidata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen kualitas data sektoral di Kabupaten Buleleng telah mengikuti prinsip Satu Data Indonesia melalui lima tahapan utama: perencanaan, pengumpulan, pemeriksaan, penyebarluasan, dan pembaruan data. Sistem Portal Satu Data Buleleng telah diterapkan untuk mengintegrasikan data dari berbagai Perangkat Daerah. Namun, masih ditemukan tantangan berupa keterbatasan SDM yang kompeten, infrastruktur yang belum optimal, dan belum terintegrasinya sistem dengan katalog nasional Layanan Interoperabilitas Data (LID). Penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam bentuk pedoman manajemen data yang dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas tata kelola data sektoral.
Copyrights © 2026