Salah satu jenis gangguan kognitif yang memengaruhi lansia adalah kehilangan memori. Senam otak merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk membantu meningkatkan fungsi kognitif lansia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi terapi senam otak dalam perawatan lansia dengan gangguan memori di Panti Jompo RA-AL Griya Asih Lawang. Desain penelitian menggunakan studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan. Tiga lansia dengan gangguan memori dijadikan subjek penelitian. Intervensi selama 15 menit dilakukan selama tujuh hari. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan penilaian fungsi kognitif menggunakan kuesioner Mini Mental Status Exam (MMSE) versi Indonesia yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil studi kasus menunjukkan adanya peningkatan fungsi kognitif pada ketiga lansia setelah diberikan senam otak selama tujuh hari. Berdasarkan pengukuran menggunakan MMSE, terjadi peningkatan skor rata-rata sebesar 3,3 poin. Hasil ini menunjukkan adanya perubahan positif pada fungsi kognitif lansia dengan gangguan memori. Senam otak dapat dipertimbangkan sebagai salah satu intervensi keperawatan non farmakologi dalam membantu meningkatkan fungsi kognitif lansia. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan agar melakukan penelitian serupa dengan menambahkan durasi yang lebih lama yaitu minimal 2 minggu atau lebih dan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026