Tujuan – Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh promosi digital menggunakan Facebook dan kepuasan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan pada Gudang Kopi Duta Besemah di Kecamatan Dempo Selatan Kota Pagar Alam. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel sebanyak 80 responden petani kopi ditentukan melalui purposive sampling dengan kriteria minimal tiga kali transaksi dalam enam bulan terakhir. Data dikumpulkan melalui kuesioner Skala Likert lima poin; data ordinal ditransformasikan ke skala interval menggunakan Method of Successive Interval (MSI) sebelum dianalisis dengan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik (normalitas Kolmogorov-Smirnov, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas), regresi linear berganda, uji t, uji F, koefisien korelasi, serta koefisien determinasi menggunakan IBM SPSS Statistics 25. Temuan – Promosi digital menggunakan Facebook berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan (t = 5,744; p = 0,000), demikian pula kepuasan pelanggan (t = 13,170; p = 0,000). Secara simultan keduanya berpengaruh signifikan (F = 85,672; p = 0,000) dengan koefisien determinasi 69,0%, sedangkan 31,0% sisanya dijelaskan faktor lain di luar model. Kepuasan pelanggan memiliki hubungan yang lebih erat dengan loyalitas (r = 0,831) dibandingkan promosi digital (r = 0,545). Keterbatasan penelitian – Penelitian hanya melibatkan dua variabel independen pada satu gudang kopi di satu kecamatan dengan 80 responden, sehingga generalisasi temuan ke pelaku usaha atau wilayah lain perlu dilakukan secara hati-hati. Implikasi – Pengelola gudang kopi disarankan menempatkan promosi Facebook sebagai sarana komunikasi harga dan informasi pembelian, namun memprioritaskan konsistensi kualitas pelayanan dan pengalaman transaksi sebagai penentu utama loyalitas petani. Kebaruan – Penelitian ini menguji promosi digital berbasis Facebook pada konteks perdagangan hasil panen kopi di tingkat gudang pengumpul daerah, dengan responden petani kopi—segmen yang selama ini jarang diteliti dibandingkan konsumen ritel perkotaan—sehingga memperluas pemahaman mengenai efektivitas media sosial pada rantai pasok agribisnis.
Copyrights © 2026