Income smoothing merupakan praktik manajerial untuk mengurangi fluktuasi laba yang dilaporkan sehingga kinerja perusahaan tampak lebih stabil antarperiode. Praktik tersebut penting dikaji karena berpotensi memengaruhi kualitas informasi keuangan dan keputusan pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh firm size dan company growth terhadap income smoothing dengan kualitas audit sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Populasi penelitian terdiri atas 102 perusahaan consumer non-cyclical sub sektor food and beverage periode 2020–2024. Berdasarkan teknik purposive sampling, diperoleh 13 perusahaan dengan 65 observasi sebagai sampel penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan regresi logistik dengan bantuan EViews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa firm size dan company growth secara simultan berpengaruh terhadap income smoothing. Namun, secara parsial, baik firm size maupun company growth tidak berpengaruh terhadap income smoothing. Selanjutnya, kualitas audit terbukti memoderasi dan memperkuat pengaruh firm size terhadap income smoothing, tetapi tidak mampu memoderasi pengaruh company growth terhadap income smoothing. Temuan ini menunjukkan bahwa praktik income smoothing tidak hanya berkaitan dengan karakteristik perusahaan, tetapi juga dengan peran mekanisme pengawasan eksternal melalui kualitas audit.
Copyrights © 2026