Pembangkit listrik tenaga biogas terdapat beberapa factor yang menyebabkan penurunan kinerja salah satunya adalah kualitas biogas. Biogas yang buruk menyebabkan masalah seperti kegagalan starting, korosi pada sirip intercooler, serta piston dan silinder tergores selain itu mengurangi umur oli. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan mendeteksi penurunan kinerja pembangkit listrik tenaga biogas dengan melakukan evaluasi dan mengoptimalkan kinerja biogas condition dengan melakukan pemeliharaan di unit scrubber. Metode yang digunakan yaitu menerapkan key performance indicator (KPI) dan pemeliharaan korektif. Dalam proses evaluasi terdapat beberapa penurunan kinerja yaitu KPI digester pada parameter pH in, T in dan POME in. KPI biogas condition pada parameter H2S dan O2. KPI gas engine pada parameter excess power generation/IPP. Hasil optimalisasi setelah pemeliharaan H2S dan O2 berstatus baik. Dari penelitian ini didapatkan bahwasanya key performance indicator (KPI) dapat digunakan sebagai acuan untuk mengetahui dan memantau kinerja pembangkit listrik tenaga biogas.
Copyrights © 2026