Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan
Vol. 18 No. 2 (2025): August 2025

Faktor-faktor yang berhubungan dengan penerapan higiene dan sanitasi Depot Air Minum (DAMIU) di wilayah kerja Puskesmas Rawasari Tahun 2024

Gina Renata Nainggolan (Universitas Jambi)
Fitria Eka Putri (Universitas Jambi)
Oka Lesmana S (Universitas Jambi)
Fajrina Hidayati (Universitas Jambi)
Marta Butar-Butar (Universitas Jambi)



Article Info

Publish Date
07 Aug 2025

Abstract

Pada tahun 2022, hanya 60% fasilitas pengelolaan air di Jambi memenuhi standar yang diperlukan, jauh di bawah target RPJMN 100% dan turun signifikan dari 87,1% pada 2021. Ini menunjukkan banyak fasilitas pengolahan air minum tidak memenuhi standar kebersihan, meningkatkan risiko penyakit seperti diare dan kolera. Studi ini bertujuan mengidentifikasi faktor yang berhubungan dengan penerapan higiene dan sanitasi di Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) di wilayah kerja Puskesmas Rawasari pada tahun 2024. Dengan metode kuantitatif dan desain Cross-sectional, studi ini mengambil sampel 59 karyawan depot. Analisis statistik menggunakan uji Chi-Square menunjukkan 64,4% praktik higiene dan sanitasi memenuhi standar. Hubungan signifikan ditemukan antara pengetahuan (p=0,001, PR=3,227) dan sikap (p=0,004, PR=2,940) dengan penerapan higiene dan sanitasi. Namun, tidak ada hubungan signifikan untuk pelatihan (p=0,177, PR=0,554), tindakan pengawasan (p=0,075, PR=2,063), pendidikan (p=0,519, PR=1,402), dan peran asosiasi (p=0,260, PR=1,866). Kesimpulannya, pengetahuan dan sikap secara signifikan mempengaruhi penerapan higiene dan sanitasi di DAMIU, sementara pelatihan, tindakan pengawasan, pendidikan, dan peran asosiasi tidak.   Abstract: In 2022, only 60% of water management facilities in Jambi met the required standards, far below the RPJMN target of 100% and significantly down from 87.1% in 2021. This indicates that many drinking water treatment facilities do not meet cleanliness standards, posing risks of diseases like diarrhea and cholera. This study aims to identify factors related to the implementation of hygiene and sanitation at Refilled Drinking Water Depots (DAMIU) in the Rawasari Health Center work area in 2024. Using a quantitative method with a cross-sectional design, the study sampled 59 depot employees. Statistical analysis using the Chi-Square test showed that 64.4% of hygiene and sanitation practices met the standards. Significant relationships were found between knowledge (p=0.001, PR=3.227) and attitude (p=0.004, PR=2.940) with the implementation of hygiene and sanitation. However, no significant relationships were found for training (p=0.177, PR=0.554), supervision actions (p=0.075, PR=2.063), education (p=0.519, PR=1.402), and the role of associations (p=0.260, PR=1.866). In conclusion, knowledge and attitude significantly influence the implementation of hygiene and sanitation at DAMIU, while training, supervision actions, education, and the role of associations do not.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

Sanitasi

Publisher

Subject

Health Professions

Description

The aim of this journal is to publish good-quality articles dedicated to all aspects of the latest outstanding developments in the field of enviromental health. Its scope encompasses Land Sanitation and Waste Management, Water Sanitation, Vectors and Pests Control, Food and Beverage Sanitation, ...