Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan media sosial dan perilaku hedonisme terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar, baik yang tinggal di kos maupun yang tidak tinggal di kos. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif, di mana data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 352 responden yang ditentukan menggunakan rumus Yamane dan dipilih melalui teknik purposive sampling dari populasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar. Data yang terkumpul kemudian diuji validitas, reliabilitas, dan asumsi klasik, sebelum dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi SPSS versi 26. Hasil analisis menghasilkan persamaan regresi Y = 4,050 + 0,400X1 + 0,422X2, yang menunjukkan bahwa media sosial dan perilaku hedonisme berpengaruh positif terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa. Uji t menunjukkan kedua variabel memiliki nilai signifikansi 0,000 (< 0,05), sehingga keduanya secara parsial berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,425 mengindikasikan bahwa media sosial dan perilaku hedonisme secara bersama-sama mampu menjelaskan 42,5% variasi pengelolaan keuangan mahasiswa, sedangkan sisanya sebesar 57,5% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini. Tingginya intensitas penggunaan media sosial berpotensi memengaruhi pola konsumsi serta proses pengambilan keputusan keuangan, sedangkan perilaku hedonisme cenderung mendorong gaya hidup konsumtif yang dapat mengurangi efektivitas pengelolaan keuangan mahasiswa. Berdasarkan temuan tersebut, peningkatan literasi keuangan serta kemampuan pengendalian diri menjadi aspek penting agar mahasiswa dapat mengelola keuangan secara lebih bijaksana di tengah perkembangan media sosial dan kecenderungan gaya hidup hedonis yang semakin meningkat di kalangan mahasiswa.
Copyrights © 2026