Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh orientasi wirausaha berkelanjutan terhadap kinerja bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta menguji peran dukungan institusional sebagai variabel moderasi pada UMKM mitra Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian mencakup seluruh UMKM yang menjadi mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dalam Program MBG, sedangkan sampel berjumlah 100 responden yang ditentukan melalui teknik proportionate stratified random sampling berdasarkan perhitungan rumus Slovin. Data primer dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert lima poin. Analisis data dilakukan dengan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan SmartPLS melalui evaluasi outer model, inner model, dan pengujian hipotesis dengan prosedur bootstrapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh konstruk telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Nilai R-Square sebesar 0,689 menunjukkan bahwa orientasi wirausaha berkelanjutan dan dukungan institusional mampu menjelaskan 68,9% variasi kinerja bisnis UMKM. Orientasi wirausaha berkelanjutan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja bisnis UMKM dengan koefisien jalur 0,710, t-statistic 10,842, dan p-value 0,000. Namun, dukungan institusional tidak terbukti memoderasi hubungan tersebut secara signifikan, dengan koefisien -0,067, t-statistic 1,214, dan p-value 0,225. Temuan ini menegaskan bahwa inovasi, proaktivitas, keberanian mengambil risiko, dan komitmen keberlanjutan merupakan kemampuan internal utama yang mendorong peningkatan kinerja UMKM mitra Program MBG.
Copyrights © 2026