Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pertumbuhan penjualan, kinerja keuangan, dan thin capitalization terhadap penghindaran pajak. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder pada perusahaan sektor consumer non-cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Populasi penelitian terdiri atas 129 perusahaan, dengan 26 perusahaan dipilih sebagai sampel menggunakan metode purposive sampling, sehingga diperoleh 130 observasi. Analisis data menggunakan regresi data panel dengan bantuan EViews 12. Berdasarkan uji Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier, model yang terpilih adalah Random Effect Model (REM). Pengujian meliputi statistik deskriptif, uji asumsi klasik, koefisien determinasi, uji F, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan pertumbuhan penjualan, kinerja keuangan, dan thin capitalization berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Secara parsial, pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak, menunjukkan bahwa perubahan penjualan tidak menjadi faktor utama dalam keputusan penghindaran pajak. Kinerja keuangan berpengaruh negatif terhadap penghindaran pajak, yang berarti semakin baik kinerja keuangan, semakin rendah kecenderungan perusahaan melakukan penghindaran pajak. Thin capitalization juga berpengaruh negatif terhadap penghindaran pajak, yang menunjukkan bahwa peningkatan proporsi utang terhadap modal sendiri diikuti penurunan tingkat penghindaran pajak.
Copyrights © 2026