Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi internal bagi karyawan dalam meningkatkan kepuasan kerja di Klinik Julita Sari Jakarta Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara kepada pimpinan sebagai key informant dan empat karyawan sebagai informan, serta didukung oleh observasi, dokumentasi, dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi internal, baik secara vertikal maupun horizontal, telah berjalan secara efektif. Hal tersebut ditunjukkan melalui penyampaian informasi yang jelas dan terbuka dari pimpinan, adanya komunikasi dua arah, serta hubungan kerja antar karyawan yang harmonis dengan suasana kekeluargaan. Kondisi tersebut turut mendorong kepuasan kerja karyawan, khususnya melalui aspek supervisi, hubungan dengan rekan kerja, dan kelancaran komunikasi dalam pelaksanaan pekerjaan. Meskipun demikian, penelitian masih menemukan beberapa keterbatasan, yaitu terbatasnya waktu bagi karyawan untuk menyampaikan pendapat serta belum terstrukturnya evaluasi komunikasi internal. Hasil analisis IFAS memperoleh skor sebesar 3,20, yang terdiri atas kekuatan sebesar 2,40 dan kelemahan sebesar 0,80. Sementara itu, analisis EFAS memperoleh skor sebesar 2,60, terdiri atas peluang sebesar 1,60 dan ancaman sebesar 1,00. Titik koordinat (1,60; 0,60) menempatkan Klinik Julita Sari pada Kuadran I dengan arah strategi agresif (SO). Klinik disarankan mengoptimalkan komunikasi internal melalui pelatihan komunikasi, pemanfaatan teknologi, evaluasi berkala, serta penguatan budaya saling menghargai guna meningkatkan kepuasan kerja karyawan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026