Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Financing to Deposit Ratio (FDR), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), dan Non Performing Financing (NPF) terhadap Return on Assets (ROA) pada PT Bank BTPN Syariah, Tbk. periode 2014–2024, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan analisis regresi linier berganda, berdasarkan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan bank tersebut yang diolah menggunakan perangkat lunak EViews 13. Hasil pengujian secara parsial menunjukkan bahwa FDR tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA, dengan nilai t-hitung sebesar −1,573786 lebih kecil dari t-tabel 2,364 dan nilai probabilitas 0,1595 lebih besar dari α = 0,05. Variabel BOPO terbukti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA, dengan nilai t-hitung sebesar −6,617505 lebih besar dari t-tabel 2,364 dan nilai probabilitas 0,0003 lebih kecil dari α = 0,05. Sementara itu, NPF tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA, dengan nilai t-hitung sebesar −1,613189 lebih kecil dari t-tabel 2,364 dan nilai probabilitas 0,1507 lebih besar dari α = 0,05. Hasil uji simultan (uji F) menunjukkan bahwa FDR, BOPO, dan NPF secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap ROA, dengan nilai f-hitung sebesar 15,51074 lebih besar dari f-tabel 4,35 dan nilai probabilitas 0,001784 lebih kecil dari α = 0,05. Temuan ini mengindikasikan bahwa efisiensi operasional (BOPO) merupakan faktor dominan yang memengaruhi profitabilitas bank dibandingkan FDR dan NPF secara individual.
Copyrights © 2026