Harga saham sektor perbankan dipengaruhi oleh berbagai faktor makroekonomi, seperti inflasi, suku bunga, dan nilai tukar. Perubahan pada faktor makroekonomi tersebut dapat mempengaruhi kinerja perbankan serta menjadi pertimbangan investor dalam mengambil keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, suku bunga, dan nilai tukar terhadap harga saham bank kategori buku empat tahun 2018-2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik, Bank Indonesia, Bursa Efek Indonesia, dan Yahoo Finance. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan software Eviews 12. Analisis data dilakukan melalui tahap pemilihan model, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis. Hasil uji parsial atau uji t menunjukkan bahwa inflasi dan suku bunga tidak berpengaruh terhadap harga saham, sedangkan nilai tukar berpengaruh terhadap harga saham. Sementara itu, hasil uji simultan atau uji f menunjukkan bahwa inflasi, suku bunga, dan nilai tukar secara bersama-sama berpengaruh terhadap harga saham. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa nilai tukar berpengaruh terhadap harga saham bank kategori buku empat tahun 2018-2025, tetapi inflasi dan suku bunga tidak berpengaruh terhadap harga saham. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa investor perlu lebih memperhatikan pergerakan nilai tukar dalam pengambilan keputusan investasi pada sektor perbankan.
Copyrights © 2026