Penggunaan IUD di dunia pada tahun 2022 sebesar 16,8%, di Indonesia pada tahun 2023 sebesar 8,9%. Persentase penggunaan kontrasepsi KB IUD di Kabupaten Batang Hari tahun 2023 yaitu 2,05% (755 orang) dari 36.741 orang seluruh akseptor KB. Sedangkan persentase pengguna IUD di Puskesmas Penerokan, dari 4716 pengguna aktif, yang menggunakan IUD hanya 199 orang (3,51%). Tujuan penelitian ini diketahuinya Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Suami Dengan Penggunaan Kontrasepsi IUD di Wilayah Kerja Puskesmas Penerokan Tahun 2025. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan case control. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling dengan pengambilan data menggunakan metode survei yang dilakukan pada 13 Mei – 1 Juni 2025. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh Wanita Usia Subur di Puskesmas Penerokan yaiitu 3867 dengan jumlah sampelnya 1:1 yaitu kelompok kasus 49 wanita usia subur pengguna kontrasepsi IUD dan kelompok control 49 wanita usia subur pengguna kontrasepsi non IUD di Puskesmas Penerokan Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan uji chi-square dengan p-value < 0,05 yang berarti ada hubungan signifikan antar variabel.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hubungan pengetahuan dengan penggunaan IUD yaitu p-value = 0,000 ; OR = 6,158, dan hubungan dukungan suami dengan penggunaan IUD yaitu p-value = 0,000 ; OR = 9,948. Kesimpulan penelitian ini menyatakan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan dukungan suami dengan penggunaan IUD di wilayah kerja Puskesmas Penerokan tahun 2025. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan informasi untuk meningkatkan pengetahuan dan dukungan suami dalam penggunaan kontrasepsi IUD dan puskesmas penerokan dapat merencanakan program promosi melalui pemberikan edukasi dengan melibatkan peran suami agar meningkatnya penggunaan kontrasepsi jangka panjang yaitu IUD. Kata Kunci: Pengetahuan,Dukungan Suami, dan Penggunaan kontrasepsi IUD
Copyrights © 2026