Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) sebelum bayi berusia enam bulan masih sering dilakukan meskipun dapat meningkatkan risiko gangguan pencernaan akibat belum matangnya sistem gastrointestinal bayi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pemberian MPASI dini dengan kejadian gangguan pencernaan pada bayi usia 0–6 bulan. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan menelaah enam artikel ilmiah yang relevan mengenai MPASI dini dan gangguan pencernaan pada bayi. Data dianalisis secara deskriptif melalui proses identifikasi, perbandingan, dan sintesis hasil penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemberian MPASI dini berhubungan dengan peningkatan kejadian gangguan pencernaan, terutama diare dan konstipasi. Faktor pengetahuan ibu, kebiasaan keluarga, dan kondisi sanitasi juga berkontribusi terhadap tingginya praktik pemberian MPASI dini. Disimpulkan bahwa pemberian MPASI sebelum usia enam bulan meningkatkan risiko gangguan pencernaan pada bayi sehingga diperlukan edukasi kepada ibu dan keluarga mengenai pentingnya pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan.
Copyrights © 2026