Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran empati pada pegawai di Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 134 pegawai, dan seluruh populasi dijadikan sampel dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala empati, kemudian dianalisis dengan analisis deskriptif melalui perhitungan frekuensi. Hasil analisis menunjukkan bahwa aspek kehangatan memiliki kontribusi terbesar dalam membentuk empati sebesar 27,2%, diikuti oleh aspek kelembutan sebesar 27,0%, aspek kasihan sebesar 25,2%, dan aspek peduli sebesar 20,6%. Hasil analisis frekuensi menunjukkan bahwa pada aspek kehangatan sebagian besar responden berada pada kategori tinggi sebanyak 64 orang (47,8%), pada aspek kelembutan kategori tinggi sebanyak 54 orang (40,3%), pada aspek peduli kategori tinggi sebanyak 52 orang (38,8%), sedangkan pada aspek kasihan sebagian besar responden berada pada kategori sedang sebanyak 62 orang (46,3%). Temuan ini menunjukkan bahwa empati pegawai lebih banyak tercermin melalui sikap interpersonal yang hangat dan lembut dalam interaksi sosial, serta kemampuan merasakan simpati dan kepedulian terhadap orang lain.
Copyrights © 2026