Ketergantungan masyarakat pedesaan terhadap rentenir dengan bunga tinggi perbulan telah menjerat masyarakat dalam siklus kemiskinan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran literasi keuangan syariah digital dalam mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap rentenir di Desa Sungai Kepayang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap enam responden yang terdiri dari tiga pengguna layanan keuangan syariah digital dan tiga masyarakat yang masih bergantung pada rentenir. Hasil penelitian menunjukkan literasi keuangan syariah digital memberikan dampak signifikan dalam mengubah perilaku keuangan masyarakat, dimana responden dengan literasi baik mampu mengurangi ketergantungan pada rentenir. Pemahaman konsep keuangan syariah dan kemampuan mengoperasikan aplikasi perbankan digital memungkinkan akses pembiayaan menghasilkan penghematan besar dibandingkan bunga rentenir. Hambatan yang ditemukan meliputi rendahnya literasi digital, keterbatasan akses teknologi, dan minimnya sosialisasi. Penelitian menyimpulkan bahwa peningkatan literasi keuangan syariah digital melalui program edukasi berkelanjutan dan pendampingan langsung merupakan strategi efektif membebaskan masyarakat pedesaan dari jeratan rentenir dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi berkelanjutan.
Copyrights © 2026