Ketidakpatuhan pajak merupakan tantangan fiskal yang penanganannya masih belum optimal di kalangan generasi muda Indonesia. Studi kuantitatif ini bertujuan untuk menguji pengaruh persepsi manfaat pajak terhadap ketidakpatuhan pajak serta mengetahui peran Fear of Missing Out (FoMO) sebagai variabel mediasi pada Generasi Milenial dan Generasi Z. Penelitian ini melibatkan 178 responden Milenial dan Gen Z yang memiliki NPWP, berpenghasilan, dan aktif menggunakan media sosial di Pontianak, Kalimantan Barat. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring berskala Likert 1-5 dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM). Hasil penelitian menginformasikan bahwa persepsi manfaat pajak tidak berpengaruh signifikan terhadap ketidakpatuhan pajak, namun berpengaruh negatif signifikan terhadap FoMO. Lebih lanjut, FoMO berpengaruh positif signifikan terhadap ketidakpatuhan pajak dan terbukti memediasi pengaruh persepsi manfaat pajak terhadap ketidakpatuhan pajak secara signifikan. Menindaklanjuti temuan ini, edukasi perpajakan berbasis psikologi sosial yang relevan dengan kehidupan digital perlu dirancang agar generasi muda tidak mudah terpengaruh narasi ketidakpatuhan di media sosial.
Copyrights © 2026