Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berbahasa ibu (bahasa Toraja) pada siswa kelas III SD Negeri 5 Tikala Kabupaten Toraja Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian difokuskan pada beberapa siswa yang masih aktif menggunakan bahasa Toraja dalam kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berbahasa ibu siswa berada pada kategori cukup baik, khususnya pada aspek pemahaman bahasa dan penggunaan dalam komunikasi sehari-hari. Siswa mampu memahami percakapan dan instruksi dalam bahasa Toraja serta dapat merespons dengan kalimat sederhana. Namun, pada aspek pengucapan kosakata dan penyusunan kalimat, sebagian siswa masih mengalami kesulitan. Selain itu, kelancaran dan keberanian berbicara menunjukkan hasil yang cukup baik, terutama pada siswa yang terbiasa menggunakan bahasa Toraja dalam lingkungan keluarga dan sosial. Secara umum, penggunaan bahasa Toraja di kalangan siswa mulai mengalami penurunan, namun masih dapat dipertahankan pada siswa yang memperoleh dukungan dari lingkungan keluarga dan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan upaya pelestarian bahasa ibu melalui peran aktif sekolah, keluarga, dan lingkungan sosial agar bahasa daerah tetap terjaga.
Copyrights © 2026