Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif penerapan scaffolding dalam pembelajaran matematika serta menganalisis integrasi Generative AI sebagai cognitive scaffolding adaptif. Metode: Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA untuk mengidentifikasi, menyeleksi, dan mensintesiskan penelitian terdahulu yang relevan. Data diperoleh dari berbagai database ilmiah dengan rentang publikasi tahun 2016–2026, menghasilkan 65 artikel pada tahap awal, yang kemudian diseleksi menjadi 21 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil: Hasil kajian menunjukkan bahwa scaffolding efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep, kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, serta kemandirian belajar siswa. Integrasi Generative AI memperkuat peran scaffolding melalui pemberian umpan balik instan, penyesuaian tingkat kesulitan, serta dukungan belajar yang personal dan adaptif. Selain itu, penggunaan AI juga berkontribusi pada peningkatan motivasi dan kemampuan metakognitif siswa. Namun, terdapat beberapa keterbatasan seperti potensi ketergantungan, isu akurasi, dan kesenjangan akses teknologi. Simpulan: Generative AI memiliki potensi besar sebagai cognitive scaffolding adaptif dalam pembelajaran matematika apabila digunakan secara tepat dan tetap dalam supervisi guru.
Copyrights © 2026